Rabu, 07 Oktober 2015

Hari Batik dan Masyarakat


Tema   : Budaya Batik Indonesia
Judul   : Hari Batik dan Masyarakat

Hari Batik Nasional bukan lah sesuatu yang asing di telinga masyarakat namun masih ada masyarakat yang tidak tahu, tidak ingat bahkan tidak perduli kapan Hari Batik Nasional diperingati. Hari Batik Nasional di peringati setiap tanggal 2 Oktober, Mengapa tidak tanggal lain saja? Karena pada 2 Oktober 2009, Badan PBB untuk bidang kebudayaan, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), menetapkan secara resmi Batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi Indonesia. Alasan UNESCO mengakui batik dikarenakan UNESCO menilai jika batik Indonesia memiliki banyak simbol yang berkaitan erat dengan status sosial dan kebudayaa lokal.

Masyarakat pun sudah banyak yang menggunakan batik walaupun masih ada yang menganggap jika batik itu terlalu formal dan kaku. 2 Oktober 2015 lalu sepanjang perjalanan kita dapat melihat banyak kalangan masyarakat menggunakan batik dengan berbagai motif dan warna. Terutama untuk para pekerja atau karyawan suatu perusahaan yang mewajibkan mengenakan batik pada tanggal 2 Oktober. Buakan hanya para pekerja, pelajar dan pengajar pun banyak yang mengenakan atasan batik bebas dan bawahan seragam sekolah mereka. Mahasiswa pun tidak mau kalah dengan yang lainnya, mereka dengan bangganya mengenakan batik pada saat mengikuti perkuliahan. Berbagai pendapat pun muncul di antara mahasiswa satu dengan mahasiswa lainnya. Ada yang mengatakan dengan memakai batik pada Hari Batik Nasional para penerus bangsa dapat menghargai budaya batik Indonesia dan tidak melupakannya, ada pula yang berpendapat bahwa menggunakan batik tidak hanya pada saat Hari Batik Nasional saja, dan pendapat lainnya adalah mereka yang tidak suka dengan batik karena terlalu formal dan kaku tidak dapat mengikuti fashion saat ini. Untuk point terakhir mungkin mereka yang tidak dapat memadupadankan batik dengan pakaian lain, karena batik tidak hanya berupa kemeja atau pakaian, kita juga dapat mengenakan sepatu bermotif batik, tas motif batik, jaket motif batik dan yang lainnya. Jadi, tidak perlu takut terlihat kaku atau formal saat menggunakan batik karena batik bisa dipadupadankan dengan yang lain bahkan akan lebih terlihat menarik.

Bukan hanya mengenakan batik pada Hari Batik Nasional saja namun batik juga dapat digunakan kapan saja dan oleh siapa saja,  seperti disekolah ada hari dimana para siswa-siswi mengenakan seragam batik sekolah masing-masing, pada hari Jum’at pegawai negeri diwajibkan mengenakan batik dan di beberapa universitas pun pada hari Jum’at diperkenankan mengenakan batik. Cara lain memperingati Hari Batik Nasional pun bermacam-macam, selain mengenakan batik pada tanggal 2 Oktober dapat juga mengadakan lomba fashion show busana batik, mewarnai batik, demo membatik, pameran batik dan masih banyak lagi.

Intinya adalah kita tetap harus menghargai budaya batik Indonesia, dengan adanya Hari Batik Nasional penerus bangsa dan masyarakat lainnya tidak akan melupakan batik serta maknanya dan jangan hanya euphoria sesaat saja. Salah satu cara untuk mencintai batik adalah dengan tidak membeli batik print, karena filosofi batik ada pada proses pembuatannya. Selain itu masyarakat harus memahami makna dibalik motif batik tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar