Bentuk Organisasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)



Sebelumnya kita sudah membahas tentang Profil, Visi dan Misi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Selanjutnya kita akan membahas bentuk organisasi dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
            Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memiliki bentuk organisasi yaitu organisasi fungsional. Organisasi Fungsional  adalah Suatu organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus.
Organisasi fungsional adalah suatu organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus. Struktur organisasi fungsional diciptakan oleh F.W.Taylor. Struktur ini berawal dari konsep adanya pimpinan yang tidak mempunyai bawahan yang jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang memberi perintah kepada setiap bawahan, sepanjang ada hubunganya dengan fungsi atasan tersebut. Setiap pegawai mempunyai pengawas lebih dari satu orang atasan yang berberda-beda. Didalam lembaga pendidikan khususnya di Indonesia, pada umumnya menggunakan struktur organisasi fungsional Struktur organisasi ini sangat cocok diterapkan karena dapat memudahkan melakukan pengawasan.

Organisasi fungsional memiliki ciri-ciri:  
      Pembidangan tugas secara tegas dan jelas dapat dibedakan. 
   Bawahan akan menerima perintah dari beberapa atasan. 
   Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis. 
   Target-target jelas dan pasti. 
   Pengawasan ketat. 
   Penempatan jabatan berdasarkan spesialisasi

Keuntungan-keuntungan menggunakan organisasi fungsional :
         -          Spesialisasi dapat dilakukan secara optimal.
         -          Para pegawai bekerja sesuai ketrampilannya masing-masing.
         -          Produktivitas dan efisiensi dapat ditingkatkan.
         -          Koordinasi menyeluruh bisa dilaksanakan pada eselon atas, sehingga berjalan lancar dan tertib.
         -          Solidaritas, loyalitas, dan disiplin karyawan yang menjalankan fungsi yang sama biasanya cukup tinggi.
         -          Pembidangan tugas menjadi jelas

Kelemahan-kelemahan organisasi fungsional:
        -          Pekerjaan seringkali sangat membosankan.
        -          Sulit mengadakan perpindahan karyawan/pegawai dari satu bagian ke bagian lain karena pegawai hanya memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja.
        -          Sering ada pegawai yang mementingkan bidangnya sendiri, sehingga koordinasi menyeluruh sulit dan sukar dilakukan.

                     Contoh bagan Struktur Organisasi Fungsional :



Komentar