Minggu, 16 April 2017

SOFTWARE ANIMASI

    1. EASY GIF ANIMATOR
    Pengertian, fungsi dan manfaat Easy GIF Animator
    Easy GIF Animator 5 pro adalah software kuat namun sangat mudah untuk membuat dan mengedit gambar GIF animasi. Dengan animasi GIF editor sobat dapat dengan mudah membuat gambar animasi, banner dan tombol dalam waktu singkat. Sobat dapat menggunakan fitur-fitur khusus untuk menambahkan efek visual yang menakjubkan dan mempersiapkannya untuk dipublikasikan pada halaman web sobat. Easy GIF Animator 5 pro mendukung semua jenis animasi GIF dan menyediakan kompresi tinggi dan kualitas yang hebat untuk gambar GIF animasi. Untuk melengkapi semua ini, Easy GIF Animator 5 pro adalah yang terbaik sebagai animasi GIF editor saat ini.
    Easy Gif Animator Pro Full merupakan aplikasi yang akan membantu anda untuk membuat sebuah animasi dengan format gif dalam berbagai bentuk. Software yang satu ini memiliki fitur yang sangat lengkap untuk pembuatan animasi Gif dan juga memiliki tampilan antarmuka program yang sederhana sehingga sangat mudah dipahami bahkan oleh pemula sekalipun. Anda dapat membuat berbagai macam animasi dengan menggunakan program Easy Gif Animator Pro Full ini seperti animasi text, banner, animasi flash, dan juga animasi gambar.
    Selain digunakan untuk membuat animasi dalam format GIF, Easy Gif Animator Pro Full ini juga dapat anda gunakan untuk mengedit file gambar GIF yang sudah ada. Anda juga dapat menambahkan berbagai macam efek ke dalam animasi GIF yang anda buat nantinya seperti menambahkan musik atau efek suara lainnya agar animasi yang anda buat nampak lebih hidup. Jadi tunggu apalagi, segera anda download dan instal Easy Gif Animator Pro Full ini ke komputer anda.




Fitur-fitur dan Spesifikasi Easy GIF Animator :
ü  GUI yang menarik dan mudah
ü  Hasil animasi dengan ukuran yang kecil
ü  Editor yang mudah dan lengkap
ü  Support sistem 32 bit dan 64 bit
Easy GIF Animator Tools yg Powerfull mudah di gunakan, software meciptakan dan mengedit gambar animasi GIF. Dengan animasi GIF editor Anda dapat dengan mudah membuat animasi gambar, spanduk dan tombol dalam waktu singkat. Anda dapat menggunakan fitur khusus untuk menambahkan efek visual yang menakjubkan dan mempersiapkan untuk anda pembuatan animasi pada halaman web Anda. Easy GIF Animator mendukung semua jenis animasi GIF dan menyediakan kompresi tinggi dan kualitas yang hebat untuk Anda gambar animasi GIF. Untuk atas semua ini, Easy GIF Animator adalah yang terbaik dengan harga animasi GIF editor di pasaran saat ini.
Dengan Easy GIF Animator Dapat Anda:
ü  Mudah membuat banner animasi, gambar dan tombol
ü  Membuat gambar animasi GIF dari awal
ü  Edit dan memodifikasi gambar animasi GIF
ü  Tambah efek visual untuk animasi GIF Anda
ü  Membuat efek teks bergerak
ü  Optimalkan gambar animasi GIF
ü  Gambar animasi GIF di web browser
ü  Animasi seluruh Resize sekaligus
ü  Mengatur animasi frame
ü  Mengatur jumlah loop animasi dan durasi frame
ü  Ambil frame animasi terpisah
ü  Reverse GIF animasi atau sebagian darinya
ü  Mudah mengatur transparansi
ü  Tambah suara untuk animasi Anda
ü  Simpan animasi dalam format Flash SWF
ü  Cari di Web untuk menemukan gambar-gambar untuk digunakan dalam animasi Anda
ü  Ekspor animasi GIF ke AVI format
ü  Gunakan GIF, JPG, PNG dan BMP gambar dalam animasi Anda
ü  Hasilkan HTML code untuk penerbitan animasi di web

Features Easy Gif Animator Pro Full Version
§    Easy Design Flash animations, banners and images
§    Create GIF images fullscreen
§    Editing GIF images
§    Ability to build animated text
§    GIF images to optimize high-speed display
§    Preview in Browser
§    Ease of storage as a GIF
§    The possibility of adding music and sound Picture
§    Storage facilities with SWF file
§    Take advantage of photos on websites
§    To convert GIF to AVI
§    Compatible with GIF, PNG, JPG and BMP
§    HTML code is designed to produce images

§    Compatible with different versions of Windows

    1. ALLIGATOR FLASH DESIGNER
    Pengertian, fungsi dan manfaat Alligator Flash Designer
    Alligator Flash Designer bisa dikatakan sebagai interaktif animasi vektor. Software milik selteco ini bisa menghasilkan grafik animasi dengan gambar, bentuk dan teks menggunakan berbagai macam efek animasi seperti Fade, Zoom, Putar, Fly dan banyak lagi.
    Bila anda seorang web designer yang sudah mulai bosan membuat animasi secara manual dengan adobe flash, mungkin software ini layak menjadi pilihan. Kemudahan membuat animasi yang di berikan Aligator flash designer memang mengasyikan, khususnya bagi anda yang masih awam menggunakan adobe flash.
    Alligator Flash Designer adalah software animasi vektor berbasis snap. Menghasilkan grafik animasi kompleks dengan gambar, bentuk dan teks, menggunakan lebih dari 130 built-in efek animasi seperti Fade, Zoom, Putar, Fly dan banyak lagi. Ekspor Desainer Flash SWF file dalam format Macromedia Flash, dan kode HTML yang diperlukan untuk mengintegrasikan animasi dengan halaman Web Anda. Ini juga menawarkan perangkat pengeditan dasar untuk memodifikasi gambar apapun, mengubah ukurannya, menambahkan objek dll. dengan software ini kita lebih mudah untuk membuat animasi pada web dan banner.
    Dengan Selteco Alligator Flash Designer menjadikan web dan banner anda semakin cantik dan menarik sehingga pengunjung betah berlama-lama.
    Sudah beberapa bulan saya mencoba untuk membuat animasi banner, header dan flash website menggunakan software ini, ternyata memang sangat membantu untuk mempercepat proses pembuatan dibanding dengan menggunakan adobe flash. Software ini sudah support dengan format-format file seperti SWF, GIF, JPEG, dsb, sehingga sangat fleksibel jika ingin memadukan design dengan software-software lain seperti photoshop, flash, dreamweaver ataupun coreldraw. Selain itu kita bisa mendapatkan tutorial langsung pada situs selteco.

Berikut fungsi dan spesifikasi aligator flash designer :
ü  Create Flash websites, presentations, slide shows and banners
ü  Import photos, screenshots, cliparts and video files
ü  Add shapes, lines, curves, text, 3d effects and gradients
ü  Insert links, create buttons and clickable hotspots
ü  Play background music, voice-overs and click sounds
ü  Apply animation effects like zooms, flips and rotations
ü  Export SWF files and add them to your website
ü  Customize your Flash project with ActionScript language
ü  Add PHP files and call PHP code from flash animation.
ü  Windows 2000/XP/2003
Fitur Alligator Flash Designer :
·         Membuat tampilan slide, menu, banner, tombol, presentasi
·         Impor foto, screenshot, cliparts Flash dan animasi GIF
·         Menggambar bentuk, menambahkan teks, gradien dan bitmaps
·         Membuat hotspot dapat diklik di dalam Flash movie Anda
·         Sisipkan file video
·         Mainkan suara di latar belakang atau menetapkan mereka untuk berbagai aktivitas seperti klik
·         efek animasi Terapkan untuk setiap objek
·         Ekspor file Macromedia Flash (SWF) dan menambahkannya ke situs web Anda
Gunakan ActionScript 2.0 untuk menangani event Anda sendiri

  1. SWISHMAX
Pengertian, fungsi dan manfaat SwishMax
SWISHmax merupakan program pembuat animasi untuk menghasilkan animasi Flash tanpa menggunakan Adobe Flash™. SWISHmax sangat mudah dipelajari dan dapat membuat animasi dengan teks, gambar, grafik dan suara dalam waktu singkat. SWISHmax memiliki 230 efek siap pakai seperti Explode, Vortex, Snakes dan lain-lain.
SWISHmax memiliki tools untuk menggambar garis, rectangels, elips, kurva acak, motion path, sprites, tombol dan form masukan dengan cara yang lebih mudah. Tentu saja kemudahan itu akan mengurangi fungsi bagi para pengguna yang ingin berkreasi lebih dengan menggunakan ekstensi flash. Flash yang dihasilkan oleh swishmax secara kualitas tidak kalah dengan yang dihasilkan oleh Macromedia Flash MX atau Adobe Flash.m
Swishmax sangat cocok  untuk para pemula yang ingin mempelajari Flash, program SwishMax sudah lebih dari cukup untuk membuat berbagai animasi flash apalagi kelengkapan fitur pada SwishMax semakin ditambah. Kelebihan lainnya, bila sudah mahir menggunakan SwishMax, maka bila ingin beralih belajar Macromedia Flash MX atau Adobe Flash akan lebih mudah karena sudah memiliki dasar konsep pada SwishMax.
Swishmax juga dapat dijadikan alternatif selain menggunakan flash yang telah banyak digunakan. Sebelum swishmax dikembangkan software flash lebih dahulu tenar di kalangan desain grafis. Namun setelah software ini dikeluarkan para animator lebih memilih menggunakan software swishmax dari pada macromedia flash karena penggunaan script animasinya lebih mudah dipergunakan dan lebih efektif. Dibanding dengan software lain, swishmax menyediakan banyak desain button, sehingga memudahkan animator untuk mendesain. Selain itu software swishmax mempunyai kelebihan disbanding software animasi flash terdahulu, yaitu diantaranya swish max relatif  lebih mudah digunakan dibandingkan dengan Macromedia Flash dan dengan hasil relatif sama, swishmax sudah dilengkapi dengan berbagai animasi yang menarik dan mudah dalam penggunaanya, swishmax juga mampu menangani link antar objek maupun dokumen.

Pengembangan swishmax sebagai salah satu media penyampai pesan kepada anak adalah sebuah gagasan yang dapat meningkatkan kreatifitas guru dalam menyampaikan materi terhadap anak. Pada kenyataannya, selama ini banyak guru yang masih terus selalu menggunakan metode ceramah yang klasikal dalam penyampaian materi. Padahal materi bisa disampaikan melewati beberapa media yang salah satunya adalah swishmax ini. Jika mendengarkan ceramah yang diberikan oleh guru, siswa hanya akan membayangkan dengan interpretasi yang berbeda-beda setiap anak, karena tidak ada gambaran yang jelas mengenai penjelasan yang diberikan atau tidak ada visualisasi yang jelas sehingga anak susah membayangkan mendekati kenyataan.


Spesifikasi Hardware
Program SwishMax membutuhkan beberapa klasifikasi hardware untuk dapat berjalan dengan baik. Syarat minimun hardware yang harus dipenuhi adalah :
-          Windows 95/98/NT4/2000/XP
-          Pentium P2
-          64Mb RAM
-          Monitor 800x600 pixel dengan 256 warna

Antarmuka SwishMax
SwishMax memiliki tampilan antarmuka/ruang kerja yang cukup bagus, yang terdiri dari beberapa komponen, yaitu :
·         Main menu
·         Tollbox
·         Tollbar-toolbar termasuk toolbar Standar, insert, dan control
·         Panel-panel termasuk panel Timeline, Outline, Layout, dan Text
·         Status Bar
Setiap komponen tersebut diatas masing-masing memiliki berbagai macam fungsi dan fasilitas yang mendukung dalam pembuatan animasi Flash. Gambar berikut menampilkan masing-masing komponen yang telah disebutkan diatas .
Main Menu merupakan menu utama dari SwishMax, karena didalmnya terdapat menu-menu yang akan sering kita gunakan. Main menu terletak dibagian paling atas dari window SwishMax. Menu-menu ini juga dapat diakses melalui tollbar-toolbar yang ada.
Menu-menu yang terdapat pada main menu adalah menu file memiliki beberapa submenu, diantaranya :
ü  New (Ctrl+N) : digunakan untuk membuat movie baru
ü  Open (Ctrl+O) : digunakan untuk membuka file .swi (movie Swishmax) atau file-file format lain tapi masih didukung oleh SwishMax.
ü  Save (Ctrl+S) : digunakan untuk menyimpan movie yang sedang aktif
ü  Save As : digunakan untuk menyimpan movie yang aktif dengan nama baru
ü  Export : digunakan untuk mengexpor movie SwishMax menjadi file .swf, movie(.avi), file .html dan file execute (.exe).
Selain submenu diatas masih banyak ada menu-menu lainnya yang dapat dipelajari dan dicoba
sendiri.


KESIMPULAN

Kesimpulan dari ketiga software animasi diatas adalah software-software tersebut sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing tergantung dengan kegunaannya, namun kurang lebih software animasi ini digunakan untuk pembuatan design halaman website maupun banner. Dari ketiga software tersebut, mereka mengklaim bahwa lebih baik dibandingkan dengan software terdahulunya adobe flash maupun macromedia flash. Untuk kebutuhan saya sendiri atau pilihan saya, saya akan memilih ketiganya sesuai dengan apa yang akan saya buat, namun mungkin untuk waktu dekat ini saya akan memilih dan menggunakan software Alligator Flash Designer. 


SUMBER :


Minggu, 12 Maret 2017

ANIMASI


            Dalam tulisan saya kali ini, saya akan membahas tentang sejarah animasi serta jenis-jenis animasi. Animasi sendiri diambil dari kata ANIMATION, jika kita artikan melihat didalam kamus bahasa inggris arti dari animation adalah menghidupkan. Animasi adalah gambar yang berbentuk dan dibuat bergerak agar seolah-olah terlihat hidup bila dilihat atau disaksikan.

       I.            SEJARAH ANIMASI
            Berdasarkan tinjauan sejarah, film animasi telah berkembang pesat meskipun baru satu abad usianya. Dimana awal sejarahnya sama dengan lahirnya cinema pada tahun 1895 oleh Lumiere Brothers di Perancis. Pada tahun 1899 muncul film animasi pendek (full animation) dengan teknik stop motion pertama di dunia yang dibuat oleh Arthur Melbourne-Cooper yang berjudul “Matches: An Apeal”, yang dilanjutkan dengan animasi berbasis gambar (hand drawn animation) pertama yang dibuat oleh seorang kartunis Amerika James Struat Blacton yang berjudul “Humorous Phases of Funny Faces” pada tahun 1906. Sedangkan film animasi panjang (feature) pertama yang tercatat dalam sejarah adalah animasi siluet “Adventures of Prince Achmed” yang diproduksi oleh Lotte Reiniger dari Jerman pada tahun 1926.
Animasi kemudian dikenal diseluruh dunia dan menjadi industri besar yang menandai era emas animasi tradisional (golden age of animation), dimana puncaknya terutama berkat ketekunan dan kerja keras Walt Disney dan timnya dengan memproduksi film animasi panjang berwarna pertama di dunia pada tahun 1937 yang berjudul “Snow White and Seven Dwarft”. Dari teknik, visual, cerita, media, dan teknologi yang sederhana di awal tahun 1900an berkembang menjadi bentuk yang lebih kompleks di era Disney. Bentuk dan kompleksitas animasi terus bertambah terutama setelah ditemukanya televisi sebagai media elektronik baru pada tahun 50an yang menandai era baru dalam animasi yang disebut dengan “era animasi televisi”.
Puncak perkembangan animasi berikutnya adalah setelah ditemukanya teknologi digital yang lebih maju pada tahun 80an. Tepatnya setelah berdirinya Pixar Studio tahun 1986 sebagai studio animasi computer pertama. Namun dampaknya baru terasa setalah 10 tahun kemudian (tahun 90an) terutama melalui visual effect pada film seperti Terminator, Forest Gump, dll.Hingga awal puncaknya yang ditandai dengan dirilisnya film animasi panjang 3 dimensi pertama didunia “Toy Story” pada tahun 1995 oleh studio animasi Pixar. Munculnya Toy Story dianggap sebagai tonggak baru film animasi 3 dimensi di era digital.Maka hingga saat ini, bentuk, media, industri, teknologi, cerita, dsb dalam film animasi telah mengalami perubahan yang sangat luar biasa jika dibandingkan dengan awal film animasi pertama diciptakan. Animasi muthakir di era digital animasi global termasuk yang hibrid dengan film live shot seperti Lord of the Ring, Transformer, Narnia, The Hobbit, dan animasi 3d seperti Madgaskar, Finding Nemo, Cars, Toy Story 3, Monster Inc, Sherk, Ice Age, Brave, Frozen, dsb, yang rilis hampir sepanjang tahun adalah bentuk kompleksitas animasi yang sudah jauh melampaui era-era sebelumnya, baik dari sisi bentuk/rupa, gerak animasi, teknologi, media, cerita, dsb. Kompleksitas yang menonjol terutama mewujud pada detail dan gerak yang melampui realisme (hyperrelisms) yang memungkinkan segala fantasi, cerita, dan imajinasi visual yang tidak bisa diwujudkan di era-era sebelumnya kini menjadi nyata dan seolah hadir dalam realita berkat hadirnya teknologi digital.
Menurut Prakosa (2010), Indonesia melalui Dukut Hendronoto atas visi Soekarno telah membuat animasi pertama berjudul “Si Doel Memilih” pada tahun 1955. Artinya Indonesia telah lebih dari setengah abad lampau telah bisa memproduksi animasi sendiri. Ini menjadi ironis jika dibandingkan dengan negeri jiran Malaysia yang populer dengan animasi Upin-Ipin nya, dimana mereka baru merilis animasi pertama tahun 1983, sebuah animasi kartun berjudul “Hikayat Sang Kancil” produksi Film Negara Malaysia (FNM) (Harun, 2008). Maka, kajian sejarah animasi Indonesia sangatlah penting, terutama untuk memetakan, mendokumentasikan, sekaligus melakukan kajian atas karya animasi yang pernah dibuat atau diproduksi oleh para kreator animasi Indonesia. Namun sebagai tulisan pendahuluan, tulisan ini lebih pada upaya untuk mengkaji perkembangan animasi di Indonesia dalam konteks sejarah animasi dunia untuk melihat perkembangan animasi Indoensia dalam konteks global. Sebab berdasarkan kenyataan sejarah, sejak tahun 50an animasi yang ada di Indonesia hingga kini masih didominasi oleh animasi luar terutama animasi buatan Amerika dan Jepang, dan belakangan oleh Korea Selatan dan Malaysia.



    II.            JENIS-JENIS ANIMASI
Karakter animasi sendiri sekarang telah berkembang yang dulu mempunyai prinsip sederhana sekarang menjadi beberapa jenis animasi yaitu
a.       Animasi 2D (2 Dimensi
Animasi 2D biasa juga disebut dengan film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata Cartoon, yang artinya gambar yang lucu. Dan film kartun itu kebanyakan film yang lucu. Contohnya banyak sekali, baik yang di TV maupun di Bioskop. Misalnya: Shincan, Looney Tunes, Pink Panther, Tom and Jerry, Scooby doo, dan masih banyak lagi. Meski yang populer kebanyakan film Disney, namun bukan Walt Disney sebagai bapak animasi kartun.
b.      Animasi 3D (3 Dimensi)
Perkembangan teknologi dan komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D. Dengan animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Semenjak Toy Story buatan Disney (Pixar Studio), maka berlomba¬lombalah studio film dunia memproduksi film sejenis. Bermunculanlah, Bugs Life, AntZ, Dinosaurs, Final Fantasy, Toy Story 2, Monster Inc., hingga Finding Nemo, The Incredible, Shark Tale. Cars, Valian. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau CGI (Computer Generated Imagery).


c.       Stop_Motion Animation
Animasi ini juga dikenali sebagai claymation kerana animasi ini menggunakan clay (tanah liat) sebagai objek yang di gerakkan. Teknik ini pertama kali di perkenalkan oleh Stuart Blakton pada tahun 1906. Teknik ini seringkali digunakan dalam menghasilkan visual effect bagi filem-filem era tahun 50an dan 60an. Film Animasi Clay Pertama dirilis bulan Februari 1908 berjudul, A Sculptors Welsh Rarebit Nightmare. Untuk beberapa waktu yang lalu juga, beredar film clay yang berjudul Chicken Run. Jenis ini yang paling jarang kita dengar dan temukan diantara jenis lainnya. Meski namanya clay (tanah liat), yang dipakai bukanlah tanah liat biasa. Animasi ini memakai plasticin, bahan lentur seperti permen karet yang ditemukan pada tahun 1897. Tokoh-tokoh dalam animasi Clay dibuat dengan memakai rangka khusus untuk kerangka tubuhnya, lalu kerangka tersebut ditutup dengan plasficine sesuai bentuk tokoh yang ingin dibuat. Bagian-bagian tubuh kerangka ini, seperti kepala, tangan, kaki, disa dilepas dan dipasang lagi. Setelah tokoh-tokohnya siap, lalu difoto gerakan per gerakan. Foto-foto tersebut lalu digabung menjadi gambar yang bisa bergerak seperti yang kita tonton di film. Animasi ini agak sukar untuk dihasilkan dan memerlukan kos yang tinggi.


d.      Animasi Jepang (Anime)
Anime, itulah sebutan tersendiri untuk film animasi di Jepang\, Jepang pun tak kalah soal animasi dibanding dengan buatan eropa. Anime mempunyai karakter yang berbeda dibandingkan dengan animasi buatan eropa. Salah satu film yang terkenal adalah Final Fantasy Advent Children dan Jepang sudah banyak memproduksi anime. 




 III.            JENIS-JENIS ANIMASI BERDASARKAN TEKNIK PEMBUATANNYA

             CELL ANIMATION
Cell Animation adalah animasi 2D (2 dimensi) dan merupakan teknik animasi yang paling dikenal sampai saat ini. Teknik pembuatannya menggunakan celluloid transparent. Animasi ini merupakan film animasi yang didasarkan pada kemampuan gambar tangan untuk menciptakan obyek-obyek yang hendak dianimasikan yang saat ini masih dikembangkan dan menjadi industri bisnis yang cukup menjanjikan dalam dunia hiburan. Film-film animasi dengan sifat 2D ini pun masih dapat disaksikan di layar televisi, contohnya adalah anime dari Jepang seperti Doraemon, Naruto, Shinchan, dan kartun-kartun seperti Mickey Mouse, Cinderella dll.
Cara Kerja Cell Animation
Cell animation dibuat menggunakan layer. Layer merupakan lapisan yang berfungsi sebagai tempat objek, diibaratkan sebagai kanvas.Dengan adanya Layers, memungkinkan Anda untuk mengedit sebuah objek tanpa mengganggu objek yang lain Anda dapat mengatur komposisi layers dengan cara mengubah atribut dan urutan layers. Sebagai tambahan, corak khusus seperti adjustment layers, fill layers, dan layers style dapat 
 Layers berisi satu objek sehingga masing-masing objek dapat diedit tanpa mempengaruhi objek yang lain. Contoh penggunaan cell animation dapat dilihat pada film kartun, animasi stopmotion, animasi claymation, animasi cutout, animasi hybrid,  game flash, dll.
Pada cell animation yang dulu setiap objek gambar diletakkan pada 1 layer gambar sehingga proses pembuatan menjadi lama dan repot karena harus menggambar setiap gerakan. Namun, untuk cell animation yang sekarang telah menggunakan komputer, sehingga cara yang digunakan menjadi lebih mudah. Yaitu dengan memisahkan beberapa part objek, seperti bagian tangan dan kaki objek , menjadi layer tersendiri, dan hanya layer itulah yang akan diubah nanti.



ANIMASI FRAME
Animasi frame merupakan animasi yang paling sederhana, dimana animasinya didapatkan dari rangkaian gambar yang bergantian ditunjukan, pergantian gambar ini diukur dalam satuan fps (frame per second). Contoh animasi ini adalah ketika kita membuat rangkaian gambar yang berbeda pada tepian sebuah buku, kemudian kita buka buku tersebut sedemikian rupa menggunakan jempol, maka gambar akan terlihat bergerak. Dalam Macromedia Flash, animasi ini dibuat dengan teknik animasi keyframe, teknik ini sering digunakan untuk mendapatkan animasi objek yang tidak bisa didapatkan dengan teknik animasi tween, teknik animasi path dan teknik animasi script.

ANIMASI SPRITE
Pada animasi ini setiap objek bergerak secara sendiri dengan latar belakang yang kaku, setiap objek animasi disebut “sprite”. Tidak seperti animasi cel dan animasi frame, setiap objek dalam animasi sprite bergerak bukan dalam masa yang sama, memiliki besar fps yang berbeza dan pengeditan hanya dapat dilakukan pada masing-masing objek sprite. Contoh : animasi peredaran  planet, burung terbang dan bola yang memantul. Penggunaan animasi jenis ini sering digunakan dalam Macromedia Director.


ANIMASI PATH
Animasi path adalah animasi dari objek yang gerakannya mengikuti garis lintasan yang sudah ditentukan. Contoh : animasi kereta api yang bergerak mengikuti lintasan rel. Biasanya dalam animasi path diberi perulangan animasi, sehingga animasi terus berulang hingga mencapai kondisi tertentu. Dalam Macromedia Flash, animasi jenis ini didapatkan dengan teknik animasi path, teknik ini menggunakan layer tersendiri yang didefinisikan sebagai lintasan gerakan objek.


ANIMASI SPLINE
Pada animasi spline, animasi dari objek bergerak mengikuti garis lintasan yang berbentuk curve, kurva ini didapatkan dari representasi perhitungan matematis. Hasil gerakan animasi ini lebih halus dibandingkan dengan animasi path. Contoh : animasi kupu-kupu yang terbang dengan kecepatan yang tidak tetap dan lintasan yang berubah-ubah. Dalam Macromedia Flash, animasi jenis ini didapati dengan teknik animasi script, teknik ini menggunakan action script yang membangkitkan sebuah lintasan berbentuk curve dari persamaan matematik.

ANIMASI VEKTOR
Animasi vektor mirip dengan animasi sprite, perbedaannya hanya terletak pada gambar yang digunakan dalam objek sprite-nya. Pada animasi sprite, gambar yang digunakan adalah gambar bitmap, sedangkan animasi vektor menggunakan gambar vektor dalam objek sprite-nya. Penggunaan vektor ini juga mengakibatkan ukuran file animasi vektor menjadi lebih kecil dibandingkan dengan file animasi sprite.


MORPHING
Morphing adalah mengubah satu bentuk menjadi bentuk yang lain. Morphing memperlihatkan satu rangkaian frame yang menciptakan gerakan halus dari bentuk pertama yang kemudian mengubah dirinya menjadi bentuk yang lain. Dalam Macromedia Flash animasi jenis ini dilakukan dengan teknik tweening shape

ANIMASI CLAY
Animasi ini sering disebut juga animasi doll (boneka). Animasi ini dibuat menggunakan boneka-boneka tanah liat atau material lain yang digerakkan perlahan-lahan, kemudian setiap gerakan boneka-boneka tersebut dikumpulkan secara beberturutan, setelah proses pempotretkan selesai, rangkaian foto dijalankan dalam kecepatan tertentu sehingga dihasilkan gerakan animasi yang unik. Contoh : film Chicken Run dari Dream Work Pictures. Teknik animasi inilah yang menjadi cikal bakal animasi 3 Dimensi yang pembuatannya menggunakan alat bantu komputer

ANIMASI DIGITAL
Animasi digital adalah penggabungan teknik animasi cell (Hand Drawn) yang dibantu dengan komputer. Gambar yang sudah dibuat dengan tangan kemudian dipindahkan, diwarnakan, dikenakan pergerakan, dan diberi efek dalam komputer, sehingga animasi boleh didapati lebih hidup tetapi tetap tidak meninggalkan identitinya sebagai animasi 2 dimensi.
ANIMASI KARAKTER
Animasi karakter biasanya digunakan dalam film kartun berbasis 3 dimensi. Pada animasi ini setiap karakter memiliki ciri dan gerakan yang berbeda tetapi bergerak secara bersamaan. Dalam pengerjaannya sangat mengandalkan komputer, hanya pada permulaan saja menggunakan teknik manual, yaitu pembuatan sketsa model atau model patung yang nantinya di-scan dengan scanner biasa atau 3D Scanner. Setelah itu proses pembuatan objek dilakukan di komputer menggunakan perangkat lunak 3D modelling and animation (Maya Unlimited, 3ds max dan lain sebagainya). Setelah itu dilakukan editting video, penambahan spesial efek dan sulih suara menggunakan perangkat lunak terpisah. Ada juga beberapa animasi dengan teknik ini yang menggunakan alam nyata sebagai latar cerita animasi tersebut. Contoh : film Finding Nemo, Toy Story dan Moster Inc. 

SUMBER :

Biran, Misbach Y. (2009), Sejarah Film; 1900 – 1950, Komunitas bambu, Depok.
Cavalier, Stephen (2011), The World History of Animation, University of California Press,
California.
Harun, Azahar., Rahim, Russlan Abd. (2008), Analyzing the First Malaysian Animated Film
“Hikayat Sang Kancil”, Faculty of Art & Design Universiti Teknologi MARA Shah Alam,
Malaysia.
Prakosa, Gatot (2010), Animasi: Pengetahuan Dasar Film Animasi Indonesia, Yayasan
Visual Indonesia (Nalar), Jakarta.
Prakosa, Gatot (2004), Film Animasi Indonesia pada Masa Reformasi, Fakulstas Sastra
UGM (Thesis), Yogyakarta